Peningkatan Keterampilan Literasi Siswa Melalui Pendampingan Belajar Interaktif di Kelas XII-V SMAN 1 Dawarblandong
Keywords:
kemampuan literasi siswa, pendampingan belajar interaktif, kemampuan membaca kritis, menulis esai argumentatif, model pembelajaran kolaboratifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa melalui penerapan model pendampingan belajar interaktif di kelas XII V SMAN Dawarblandong. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan membaca kritis dan menulis argumentatif siswa yang disebabkan oleh rendahnya minat baca serta pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 32 siswa selama empat minggu. Proses penelitian meliputi tiga tahap: (1) persiapan, berupa observasi awal kemampuan literasi; (2) pelaksanaan, melalui kegiatan membaca teks informatif, diskusi kelompok, dan penulisan esai reflektif dalam kelompok kecil dengan bimbingan guru serta peer tutor; dan (3) evaluasi, dengan membandingkan hasil pretest dan posttest serta melakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kemampuan literasi siswa, yaitu kemampuan membaca kritis meningkat 45%, menulis argumentatif meningkat 50%, dan partisipasi aktif dalam diskusi naik hingga 60%. Temuan ini memperkuat teori Community of Inquiry yang menekankan pentingnya interaksi sosial, kehadiran kognitif, dan kehadiran pengajaran dalam membangun pengetahuan. Dengan demikian, model pendampingan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan menulis, dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pendampingan interaktif sebagai alternatif strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan literasi di tingkat sekolah menengah.
